18 perusahaan siap pakai layanan satelit Merah Putih

18 perusahaan siap pakai layanan satelit Merah Putih

18 perusahaan siap pakai layanan satelit Merah Putih – Telkom telah berhasil meluncurkan satelit Merah Putih dengan roket Falcon 9 dari SpaceX, Cape Canaveral, Air Force Station di Florida, Amerika Serikat. Satelit yang dibekali dengan 60 transponder aktif ini, ternyata sudah dilirik oleh perusahaan-perusahaan untuk kerja sama.

Di tahun pertama ini atau tahun 2018, sudah ada 18 perusahaan yang sudah mengisi dari 60 transponder itu. 18 perusahaan itu berasal dari Indonesia,” ungkap Direktur Human Capital Manajemen Telkom, Herdy R. Harman usai acara peluncuran satelit Merah Putih di Telkom Landmark Tower.

Lebih lanjut dikatakan Herdy, 18 perusahaan itu berasal dari macam-macam sektor industri. Tak hanya telekomunikasi saja, melainkan juga industri lain yang ingin mendigitalkan perusahaannya.

“Rata-rata dari perusahaan perbankan, konsumer, operator, dan macam-macam,” jelasnya.

42 transponder sisanya, diyakini akan menyusul di tahun mendatang untuk diisi oleh berbagai perusahaan lain. Sayangnya, Herdy tak menjelaskan mekanisme dari kerja sama tersebut.

Sekadar diketahui, 60 transponder aktif yang dibawa satelit Merah Putih terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band yang akan melayani wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, serta 24 transponder C-Band yang akan menjangkau kawasan Asia Selatan.

Satelit ini mengandalkan platform SSL 1300 dengan usia desain 16 tahun. Satelit yang ditujukan untuk mengganti Telkom 1 ini, akan mengorbit di slot orbit 108 derajat Bujur Timur atau di atas selat Karimata.

Pembangunan Satelit Merah Putih melibatkan 2 perusahaan Amerika Serikat, yakni SSL sebagai pabrikan pembuat satelit serta SpaceX sebagai perusahaan penyedia jasa peluncuran satelit.

SSL adalah manufaktur satelit yang ternama dan berhasil menuntaskan pembangunan Satelit Merah Putih lebih cepat dari jadwal. Selanjutnya Satelit Merah Putih akan diluncurkan menuju slot orbitnya menggunakan Roket Falcon 9 milik SpaceX.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *